0
Thumbs Up
Thumbs Down

4 Fakta Mengerikan Tentang Perayaan Hari Valentine, Yang Penakut Jangan Baca!

slidegossip
slidegossip - Tue, 11 Feb 2020 12:03
Dilihat: 64
4 Fakta Mengerikan Tentang Perayaan Hari Valentine, Yang Penakut Jangan Baca!
slidegossip.com - Perayaan hari Valentine sangat identik dengan cokelat, kartu ucapan serta bunga mawar merah. Selain itu, dinner atau makan malam romantis dengan pasangan juga bisa menjadi pilihan untuk merayakan Valentine. Namun sebagian besar orang sepertinya hanya peduli pada perayaan Valentine tanpa mengetahui fakta sejarahnya. Seperti dilansir dari liputan6.com (13/2/2019), berikut ini adalah 4 fakta mengerikan tentang hari Valentine:

Ilustrasi Valentine (liputan6.com)

1. Awalnya Perayaan Valentine Adalah Tradisi 'Menyiksa Perempuan'

Setiap tanggal 13-15 Februari, warga Romawi kuno merayakan Lupercalia, yakni sebuah tradisi yang mengandung penyiksaan terhadap kaum perempuan. Dalam upacara tersebut, para gadis muda dicambuk oleh pria setengah tela*jang menggunakan tali dari kulit kambing yang baru dikorbankan. Meskipun terdengar sesat, namun tradisi ini terus dilakukan oleh orang Romawi hingga tahun 496 Masehi demi pemurnian dan kesuburan perempuan. Hingga akhirnya pada tahun 496 Masehi pula, Paus Gelasius I melarang Lupercalia dan menyatakan tanggal 14 Februari sebagai Hari Santo Valentine.

2. Ada 3 Pria Bernama Valentine yang Tewas Mengenaskan

Diketahui, setidaknya ada 3 pria bernama Valentine pada tahun 200-an Masehi. Namun nahas nya, ketiga pria tersebut tewas secara mengenaskan. Salah satunya adalah seorang imam di Kekaisaran Romawi yang membantu orang-orang Kristen yang dianiaya pada masa pemerintahan Claudius II. Saat dipenjara, ia pernah mengembalikan penglihatan seorang gadis yang buta, yang akhirnya jatuh cinta kepadanya.

Valentine yang pertama meninggal setelah kepalanya dipen*gal tepat pada tanggal 14 Februari. Valentine yang kedua adalah uskup yang saleh dari Terni, yang juga disiksa dan dieksekusi selama pemerintahan Claudius II. Ia juga meninggal tanggal 14 Februari di tahun yang berbeda dengan yang pertama. Valentine yang ketiga berasal dari Genoa yang diam-diam menikahkan pasangan, menentang aturan pernikahan yang dikeluarkan Claudius II. Konon saatdipenjara, ia jatuh cinta dengan putri orang yang memenjarakannya. Sebelum dieksekusi, ia membuat surat cinta pada sang kekasih yang ditutup dengan kalimat 'Dari Valentine-mu'.

3. Di Inggris, Kartu Ucapan Valentine Diberikan untuk Orang yang Dibenci

Pemberian kartu valentine populer di Inggris pada pertengahan Abad ke-19. Pada saat itu, kartu Valentine diproduksi massal. Uniknya, di Inggris kartu ucapan Valentine tidak hanya diberikan kepada kekasih namun juga untuk orang-orang yang dibenci.

4. Kartu Ucapan Valentine Pertama Dibuat oleh Tawanan Perang

Duke Charles of Orleans menulis apa yang dianggap sebagai kartu ucapan Valentine tertua, ketika ia menjadi tawanan perang di tahun 1415. Dipenjara di Tower of London, Charles menulis sebuah surat cinta berima untuk istrinya, Bonne Armagnac, yang kini disimpan di British Library, London. Puisi tersebut terdiri dari 2 baris, dalam Bahasa Prancis. Malangnya, sang istri malah meninggal sebelum Charles kembali ke Prancis pada tahun 1440.
Sumber: slidegossip
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip