0
Thumbs Up
Thumbs Down

4 Proses Tahapan Sertifikasi Halal Vaksin Sinovac untuk Covid-19

okezone
okezone - Wed, 13 Jan 2021 15:54
Dilihat: 28
4 Proses Tahapan Sertifikasi Halal Vaksin Sinovac untuk Covid-19

Selasa 12 Januari kemarin, tepat satu hari sebelum vaksinasi Covid-19 pertama yang digelar hari ini, Rabu 13 Januari 2021 pagi tadi di Istana Negara, Jakarta Pusat. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) diketahui sudah menerbitkan sertifikasi halal untuk vaksin Sinovac.

Sertifikat Halal Vaksin Sinovac untuk Covid-19 dikeluarkan 12 Januari 2020 dengan nomor ID00410000019421020. Sertifikat halal itu mencakup tiga nama produk vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh PT. Bio Farma (Persero), yaitu CoronaVac, Vaksin Covid-19, dan Cov2Bio.

Kepala BPJPH Sukoso menyatakan, penerbitan sertifikat halal vaksin Sinovac ini telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan tata cara yang berlaku, tentang pelaksanaan sertifikasi halal sebagaimana diatur oleh Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal dan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

"Terbitnya sertifikat halal bagi vaksin Sinovac ini sekaligus merupakan wujud kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan," ungkap Sukoso, mengutip dari siaran pers yang diterima Redaksi Okezone, Rabu (13/1/2021).

Proses sertifikasi halalnya sendiri, meliputi empat tahapan yakni sebagai berikut:

1. Pengajuan permohonan sertifikasi halal yang diajukan oleh PT Bio Farma (Persero) dan diterima oleh BPJPH pada 14 Oktober 2020.

2. Menggelar pemeriksaan dan/atau pengujian produk vaksin Sinovac pada Oktober 2020 hingga Januari 2021, oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI, yang bertindak selaku Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).

3. Hasil audit kemudian dilaporkan dan menjadi bahan pertimbangan dalam Sidang Fatwa MUI untuk menetapkan kehalalan produk.

4. MUI kemudian menerbitkan fatwa ketetapan kehalalan vaksin Sinovac tersebut dengan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2021 pada Senin, 11 Januari 2021.

Dengan tegas, Sukoso menambahkan bahwa dengan adanya ketentuan hukum fatwa tersebut, maka vaksin Sinovac sebagai vaksin Covid-19 perdana yang dipakai di Indonesia adalah halal dan suci.

"Ketentuan hukum fatwa tersebut menyatakan bahwa vaksin Covid-19 produksi Sinovac Life Sciences Co dan PT Bio Farma (Persero) hukumnya suci dan halal. Vaksin itu boleh digunakan untuk umat Islam sepanjang terjamin keamanannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten. Berdasarkan fatwa penetapan kehalalan itulah, BPJPH sehari kemudian menerbitkan sertifikat halal vaksin Sinovac untuk Covid-19 tersebut," tutup Sukoso.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip