0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ajakan Belikan Makanan untuk Driver Ojol di Tengah Imbauan Diam di Rumah

LIPUTAN6
LIPUTAN6 - Fri, 20 Mar 2020 13:01
Dilihat: 30
Ajakan Belikan Makanan untuk Driver Ojol di Tengah Imbauan Diam di Rumah

Liputan6.com, Jakarta - Imbauan untuk menjaga jarak dan sebisa mungkin berdiam diri di rumah demi memerangi penyebaran corona COVID-19 membuat sekian banyak orang mesti mengubah rutinitas. Beberapa implementasinya terefleksi lewat sederet gerakan positif untuk saling menjaga di tengah pandemi.

Salah satu yang belakangan digalakkan publik dunia maya adalah memesan makanan lewat ojekonline(ojol),lantaran gerak mesti dibatasi, berujung membelikan makanan juga untuk driverojolpenerima pesanan tersebut.

Logika berpikir yang hendak dibangun adalahkarena segala sesuatu, termasuk pekerjaan, dirapikan di rumah, tak ada biaya transportasi harian yang boleh jadi memanfaatkan jasa ojekonline.

Rutinitas baru ini kurang-lebih memengaruhi pendapatandrivelojekonline(ojol) yang biasanya mendapatkanpesanan saat orang-orang berangkat maupun pulang kerja atau saat mesti berpindah menggunakanopsi transportasi tersebut.

Karenanya, imbauan ini bermaksud mensubsidi silang driver ojol.Kebanyakan memang membelikan makanan untuk driver penerima pesanan, tapi ada juga cara lain yang ditempuh.

"Kasih tips juga bisa banget,"komentar salah satu pengguna Twitter.

Gerakan ini sudah disampaikan secara berantai oleh publik, salah dua di antaranya adalahtravel bloggerKenny Santana dantravel writerAlexander Thian.

Perbesar EmpatiCalon penumpang mengantre di garis yang telah diberi stiker panduan jarak di stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Kamis (19/3/2020). Masyarakat kini lebih waspada dalam menanggapi penyebaran virus corona Corona-19 dengan seiring bertambahnya kasus tersebut di Tanah Air. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Di tengah pandemi corona COVID-19, publik berkali-kali saling mengingatkan untuk memperbesar empati agar bisa sesegera mungkin melalui waktu-waktu buruk seperti sekarang.Senada dengan gerakan membelikan makanan untukdriverojol, imbauan serupa jugadisuarakan fotograferEdward Suhadi.

Lewat video telur ceplok, ia mengimbau publik untuk tak melakukan panic-buyingdanmenjelaskan apa saja bahaya perilaku tersebut."Padahal makan sama telur ceplok sudah bikin merem-melek," tulisnya.

Edward juga mengajak publikmemperbanyak gerak swadaya, saling bantu, serta menjaga lingkungan rumah dan kantor. Juga, daripada uangnya dihabiskan untuk memberi berbagai macam barang secara berlebihan, lebih baik digunakan membantu sekitar.

"Kasih tips lebih,nggakusah (ambil) kembalian, samperin tanya kebutuhan. Perbesar empati. Kontribusi daripada caci-maki," ujarnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut:
Sumber: LIPUTAN6
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip