0
Thumbs Up
Thumbs Down

Andien Turut Plester Mulut Anaknya Sebelum Tidur, Awas Bahaya Ini Mengintai!

okezone
okezone - Mon, 15 Jul 2019 20:30
Dilihat: 127

Unggahan penyanyi Andien di media sosial soal teknik pernapasan Buteyko yaitu memplester mulut sebelum tidur menjadi sorotan banyak pihak. Bahkan salah satu media asing turut memberitakan tindakan Andien. Lantas, bagaimana sebenarnya teknik tersebut bekerja?

Melansir BBC, Senin (15/7/2019), teknik Buteyko pertama kali dikenalkan oleh seorang bernama Konstantin Pavlovich Buteyko pada tahun 1950-an. Dokter tersebut mengatakan teknik tersebut melatih seseorang untuk bernapas melalui hidung ketika tidur. Caranya menutup mulut dengan plester sebelum tidur. Teknik tersebut dipercaya dapat menghilangkan gangguan yang berkaitan dengan paru-paru seperti asma.

Hingga saat ini, teknik Buteyko yang termasuk terapi alternatif populer di kalangan masyarakat dunia. Bahkan sudah banyak praktisi Buteyko di seluruh dunia yang memuji manfaat latihan pernapasan tersebut. Mereka mengklaim teknik itu dapat mengatasi sejumlah penyakit, dari diabetes, kelelahan kronis, ADHD, hingga depresi. Namun gangguan yang paling mungkin mengadopsi teknik ini adalah sleep apnea.

Sleep apnea merupakan suatu kondisi ketika jalan nafas seseorang tersumbat atau terbatas saat tidur. Kondisi itu membuatnya tidak dapat bernapas dengan mudah. Akibatnya orang tersebut mendapatkan kualitas tidur yang rendah sehingga menyebabkan kelelahan, depresi, dan penyakit lainnya.

Pendiri International Buteyko Clinic, Patrick McKeown mengatakan, bernapas melalui mulut merupakan faktor besar yang berkontribusi terhadap obstructive sleep apnea (OSA). Apabila mulut terbuka saat tidur, maka lidah akan terdorong ke dalam dan kemudian menghalangi jalan napas. Dengan menutup mulut, maka dapat mencegah hal itu terjadi. Akan tetapi, tidak semua dokter setuju jika menutup mulut ketika tertidur adalah pilihan terbaik.

"Saya mengerti memang lebih baik bernafas melalui hidung, tetapi kebanyakan orang tidak membuka mulut kecuali mereka kesulitan bernapas melalui hidung. Seseorang yang menderita OSA, tidak bisa mengatasi gangguan itu hanya dengan menutup mulut," ujar seorang dokter bedah THT dan spesialis tidur, Dr Kathleen Yaremchuk.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip