0
Thumbs Up
Thumbs Down

Baduy Tetap Terima Wisatawan, Begini Kata Tetua

okezone
okezone - Mon, 13 Jul 2020 12:12
Dilihat: 56
Baduy Tetap Terima Wisatawan, Begini Kata Tetua

Beredar kabar bahwa masyarakat Baduy menolak adanya kunjungan wisatawan ke wilayah mereka. Salah satu poin alasannya ialah sampah yang dibawa para wisatawan mencemari alam Baduy.

Pernyataan ini tertuang dalam surat terbuka yang ditujukkan untuk Presiden Joko Widodo. Bahkan, surat itu pun kini viral dan dianggap membuat keresahan.

Di sisi lain, tetua Baduy belum lama ini melangsungkan musyawarah terkait dengan beredarnya surat terbuka tersebut. Dalam hasil diskusi, lahir beberapa pernyataan sikap pihak Baduy.

Salah satu hasil musyawarahnya ialah kunjungan bagi warga luar Baduy masih diperbolehkan. Artinya, Baduy tidak ditutup dengan alasan prinsipal.

"Prinsip kami (warga Baduy), menutup kunjungan berarti memutus tali silaturahmi," isi keputusan tersebut.

Lalu, dari musyawarah itu pun menjelaskan bahwa lembaga adat Baduy meminta agar mengganti istilah 'wisata' dengan 'SABA', karena konotasi wisata menurut mereka (Jaro, red) adalah tontonan, hiburan, dan juga pengembangan.

Sedangkan adat budaya Baduy adalah tuntunan saling menghargai dan menjaga satu sama lainnya baik itu dengan pencipta, manusia, dan alam semesta. "Jadi yang tepat adalah SABA yang artinya silaturahmi saling menjaga dan menghargai adat istiadat," tulis laporan itu.

Alhasil, wisata Baduy atau destinasi wisata Baduy akan diganti dengan 'saba budaya Baduy' baik itu untuk sign board, papan petunjuk arah jalan, billboard, reklame maupun nomenklatur yang ada di kementerian atau departemen atau lembaga atau dinas atau instansi dan kantor-kantor stake holders lainnya, termasuk di media massa, cetak, elektronik, dan media sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Imam Rismahayadin merespons dengan baik hasil musyawarah yang disampaikan oleh lembaga adat Baduy, dan secepatnya akan melakukan koordinasi lintas sektor untuk pelaksanaannya.

Baca juga: Gaya Tara Basro dan Daniel Adnan Kompak Pakai Daster, Netizen: The Real Uwu

"Untuk ke depannya semua berharap agar tidak ada lagi pihak yang mengklaim dan mengatasnamakan dekat dengan tokoh atau olot Baduy, karena di Baduy semua keputusan dilaksanakan melalui musyawarah berdasar petunjuk puun, para jaro, dan para olot yang hasilnya menjadi keputusan lembaga adat Baduy untuk disampaikan dalam hal ini yang diberi kewenangan dan ditunjuk adalah jaro (kades) atau jaro pamarentah," terang Imam.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip