0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bersama Kau di Kaohsiung

okezone
okezone - Tue, 14 Jan 2020 17:00
Dilihat: 135

TAIWAN merupakan salah satu Negara yang patut masuk dalam bucket list liburanmu di tahun 2020. Negara ini merupakan impian hampir semua traveler di seluruh dunia untuk melancong kesana. Taiwan menyajikan pemandangan yang begitu indah, orang-orang yang ramah, dan tentu transportasi umum yang sangat memadai.

Banyak sekali destinasi wisata yang menarik di Taiwan, salah satunya Kaohsiung. Kota ini adalah kota metropolis internasional di ujung selatan Taiwan, dan dikenal sebagai ibu kota kelautan Taiwan. Berbagai tempat atraksi menarik terdapat di sini, seperti Sungai Cinta (Love River), Shoushan (Gunung Shou), Teluk Xiziwan, Danau Lotus, pulau Qijin, dan kota tua Zuoying.

Kota ini juga merupakan perpaduan dua etnis, yaitu kaum Hokkian and Hakka, selain suku-suku aborigin seperti Pingpu, Tsou, Rukai, Bunun, dan Paiwan. Wisatawan dapat menikmati pemandangan pegunungan dipadu dengan samudra dan sungai, serta tentunya atraksi budaya dan sejarah. Jangan lupa ditutup dengan bersantai di mall dan pasar malam ternama untuk pengalaman liburan yang lengkap memuaskan.

Bagi umat Muslim, tidak perlu kuatir karena ada hampir lima ribu umat Muslim di Kaoshiung, sebagian besar orang Indonesia. Makanan halal banyak tersedia, dan juga ada masjid Kaohsiung yang merupakan salah satu masjid terbesar di Taiwan.

Berikut, mari kita simak beberapa atraksi menarik di Kaoshiung:

1. Danau Cheng Qing

Danau terbesar di Kaohsiung ini berukuran lebih dari 300 hektar, dengan 7 km jalan raya yang mengitarinya, namun tetap memberi kesan yang teduh dan tenang. Atraksi paling populer di sini adalah Jembatan dengan Sembilan Kelokan, sepanjang 230 meter dengan sembilan kelokan.

Di bawah bukit terdapat akuarium, yang dahulu dibangun sebagai bunker anti nuklir bawah tanah. Terowongannya sepanjang 200 meter kemudian diubah menjadi akuarium untuk wisatawan, yang memamerkan berbagai organisme laut di delapan area: hewan khusus, harta karun laut, kerang, karang, bebatuan unik, dan paus sperm. Sangat cocok untuk hiburan sekaligus pendidikan bagi anak-anak.

Cara ke sana: turun di MRT Station Aozihdi, keluar ke Exit 2 lanjut naik bis Red-33 ke halte Chengqing Lake.

2. Danau Lotus

Danau indah ini terkenal karena banyaknya kuil, dengan Kuil Konfusius di tepi utara, Pagoda Naga dan Harimau di selatan, serta Paviliun Musim Semi dan Musim Gugur. Danau ini paling indah di senja hari, ketika matahari terbenam tercermin di air. Di dekatnya ada reruntuhan tembok dan gerbang Fengshan, yang telah ditetapkan sebagai situs bersejarah.

Paviliun Musim Semi dan Musim Gugur

Dua paviliun besar ini didedikasikan untuk Kwan Kong, Dewa Perang, dan Dewi Welas Asih Kuan Im yang digambarkan di atas awan menunggang seekor naga.

Pagoda Naga dan Harimau

Sekitar 700 meter di selatan Paviliun Musim Semi dan Musim Gugur adalah Pagoda Naga dan Harimau. Mulut naga adalah pintu masuknya sedangkan mulut harimau adalah pintu keluar. Memasuki mulut naga dan keluar dari mulut harimau melambangkan mengubah nasib buruk menjadi keberuntungan. Di dalamnya terdapat kisah-kisah kebajian dan pemandangan surga dan neraka untuk mengingatkan orang untuk melakukan perbuatan baik selama hidup mereka.

Cara ke sana: Kereta TRA turun di stasiun Xinzuoying

3. Sungai Cinta

Hampir semua kota-kota besar memiliki sungai indah yang melewatinya, dan di Kaohsiung sungguh benar adanya. Sungai Cinta (Ai He ) yang saat Dinasti Qing bernama sungai Dagou ini kini dipercantik dengan taman-taman indah, dan menjadi tempat paling romantis bagi para kekasih dan itu sebabnya disebut sebagai Sungai Cinta.

Di malam hari, dengan ditemani cahaya lampu Anda dapat naik perahu di pantai timur dan barat untuk melihat pemandangan romantis dan menawan di Sungai Cinta. Kemudian, Anda mungkin dapat menikmati kopi di kafe-kafe dengan suasana yang berbeda, seperti kafe sastra dan lapangan seni. Sangat menyenangkan untuk menikmati kopi penuh aroma sembari mendengarkan musik dengan berbagai suasana yang berbeda, memberi jeda bagi tubuh dan jiwa kita dalam merayakan hidup, dan cinta.

Cara ke sana: kereta TRA ke stasiun Kaohsiung, transfer ke Kaohsiung Metro menuju City Council

4) Desa Wisata Meinong

Meinong adalah desa suku Hakka dengan pesona tersendiri. Budaya Hakka yang bersejarah, panorama alam pedesaan, dan penduduk yang ramah dan sederhana menjadikannya tujuan populer bagi wisatawan yang ingin merasakan kekayaan budaya dan gaya hidup orang Hakka. Cara terbaik untuk merasakan pengalaman ini adalah dengan berjalan kaki di desa, dan ikut serta dalam kegiatan mereka sehari-hari.

Perairan yang baik dan tanah yang subur menjadikan Meinong pusat padi, sayuran dan buah-buahan yang berkualitas. Bahan baku ini digabung dengan kepiawaian memasak mereka menjadikan hidangan Hakka sungguh wajib dicoba.

Cara ke sana: Naik kereta ke stasiun Kaohsiung, lalu transfer dengan bis menuju stasiun bis Meinong

5) Taman Nasional Shoushan

Shoushan, atau Gunung Shou, merupakan perbukitan dengan karakter geologis mirip terumbu karang. Area ini juga memiliki tempat-tempat wisata seperti Taman Shoushan, Kuil Martir, Kebun Binatang, Kuil Qianguang, dan Kuil Yuanheng.

Berjalan di sepanjang jalan setapak di sebelah Kebun Binatang Shoushan, Anda dapat mencapai area gua batu kapur, dan dengan mengikuti gua batu kapur sempit yang berkelok-kelok, Anda dapat melihat kristal dari bebatuan berwarna susu seperti stalagmit dan pilar batu. Sungguh keajaiban dan misteri ciptaan alam.

Di puncaknya, sangat tepat untuk berfoto dan melihat pemandangan kota Kaohsiung.

Cara ke sana: dengan kereta TRA ke stasiun Kaohsiung, lalu naik bis no. 56 ke stasiun bis Shou Shan Zoo.

6) Dome of Light

Ini pastinya merupakan salah satu stasiun paling instagrammable di dunia, karya seniman kaca ternama Narcissus Quagliata dari Amerika. Kubah ini merupakan instalasi seni terbesar di dunia yang dibuat dari kaca warna. Karya ini bukan hanya mempercantik stasiun, tapi memberi dimensi baru pada kehidupan seni pada kota Kaohsiung.

Mengambil waktu pembuatan empat tahun, kubah ini mengisahkan kehidupan manusia dalam empat tema yang disusun berdasar kronologi: Air: Rahim Kehidupan; Tanah: Kekayaan dan Pertumbuhan; Cahaya: Semangat Kreatif; dan Api: Penghancuran dan Kelahiran Kembali, dengan pesan keseluruhan akan cinta dan toleransi.

Cara ke sana: kereta TRA ke stasiun Kaohsiung, lalu transfer ke Kaohsiung Metro menuju stasiun Formosa Boulevard.

7) Tianliao Moon World

Berlokasi di antara desa Chongde and Gutin di distrik Tianliao, perbukitan gersang ini memiliki keindahan tersendiri karena mirip dengan permukaan bulan.

Medan aneh ini disebabkan oleh erosi yang kuat dari hujan dan aliran air selama bertahun-tahun dan aktivitas kerak bumi. Tianliao Moon World berada di lembah anak sungai kecil Erren dan dulunya memiliki bendungan untuk menyimpan air di musim hujan. Pemandangan itu disebut "yue-jing-nong-tang" (Tambak Pertanian di Bulan). Namun, bendungan (kolam pertanian) ini telah hanyut karena gerusan hujan terus menerus. Saat ini, tidak ada yang lain kecuali tanah tandus yang tersisa di sana.

Selain bangunan "Lan-Yue-Lou" bergaya China sebagai tempat beristirahat dan menghargai pemandangan, ada juga Kuil Rihyue, Kuil Fongyue, Mata Air Nihuo, Mata Air Nihuo Spring (Api di mata air lumpur), pemandangan aneh, dan area berkemah bagi pengunjung. Saat festival, diadakan pertunjukan lampu untuk membuatnya semakin unik.

Cara ke sana: kereta TRA ke stasiun Kaohsiung, lalu naik bis ke arah Chishan, berhenti di halte Moon World.

8) Pasar Malam

Ini wajib saat ke Kaohsiung, untuk menikmati hidangan lokal dan berbelanja oleh-oleh. Beberapa yang sangat populer antara lain Liuhe di dekat stasiun kereta Kaohsiung atau Xing Zhong. Oh ya, di sini jangan lupa mencicipi jus susu pepaya dan cemilan udang asin.

9) Kuliner

Untuk makanan halal, tersedia berbagai restoran yang telah bersertifikasi halal, misalnya:

Gao Ji Halal Restaurant

Alamat: No. 66, Guopi Road, Fengshan District

Tel: +886-7-7924730

Jawawa Indonesian Restaurant

Alamat: No. 217, Nanhua Rd., Xinxing Dist., Kaohsiung City

Tel: +886-7-550-9889

Chen Lili Indonesian Restaurant

Alamat: No.276, Wufu 4th Rd., Yancheng Dis., Kaohsiung City

Tel: +886-7-521-3138

Keunikan restoran ini adalah menyediakan nasi tumpeng, nasi kuning dan nasi uduk. Menurut pemiliknya, hidangan yang juga laku di kalangan penduduk Kaoshiung adalah hidangan bebeknya, ikan bakar, bakso dan aneka sate.

Di lantai 2 menyediakan prasmanan, hanya dengan NTD 500 bisa makan sepuasnya.

Nah, seru kan kota di selatan Taiwan ini? Transportasinya juga mudah lho.

Untuk ke sana dari Taipei, Anda dapat naik kereta cepat (Taiwan High Speed Rail/HSR) dari Taipei Main Station ke HSR Zuoying Station (waktu perjalanan: sekitar 2 jam, biaya sekitar TWD 1500). Kita dapat lanjut ke kota dengan naik kereta KRT stasiun KRT Zuoying (R16).

Pilihan lain adalah dengan kereta dari Taipei Main Station ke Kaohsiung Main Station (waktu perjalanan sekitar 4 - 6 jam, dengan biaya sekitar TWD 900). Juga tersedia bis, dari Taipei Bus Station di sebelah Taipei Main Station, dengan waktu perjalanan 5-6 jam, biaya TWD 400 - 700.

(cm)

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip