0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bocah 12 Tahun Ini Hanya Bisa Pasrah Diperkosa Sampai Ratusan Kali Oleh Ayah Kandungnya Sendiri!

slidegossip
slidegossip - Wed, 20 May 2020 00:02
Dilihat: 49
Bocah 12 Tahun Ini Hanya Bisa Pasrah Diperkosa Sampai Ratusan Kali Oleh Ayah Kandungnya Sendiri!
slidegossip.com - Sungguh bejat dan biadab apa yang dilakukan seorang ayah terhadap putri kandungnya sendiri ini. Seorang pria berusia 42 tahun asal Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Jambi, tega memperkosa anak kandungnya sendiri. Biadabnya lagi, perkosaan tersebut sudah dilakukan sampai ratusan kali.

SD saat ditangkap polisi (tribunnews.com)

Seperti dilansir dari tribunnews.com (21/2/2020), pria berinisial SD itu nekat memperkosa anak kandungnya sendiri yang baru berusia 12 tahun. Wakasat Reskrim Polresta Jambi, Iptu Irwan menjelaskan bahwa pelaku sudah berulang kali melakukan perkosaan terhadap putri kandungnya, XYZ sejak 2017 hingga 29 Januari 2020.

"Kejadian awal tahun 2017 dan aksi pelaku yang terakhir menyetubuhi anaknya 29 Januari 2020. Pelaku sudah lebih dari 100 kali menyetubuhi anak kandungnya sendiri, layaknya pasangan suami istri," ungkap Wakasat Reskrim Polresta Jambi, Iptu Irwan SH.

Awalnya, SD nekat memperkosa anak kandungnya itu pada tahun 2017. Kemudian, aksinya kembali ia ulangi ketika sang istri sedang sakit keras dan hanya terbaring di atas kasur. Pada tanggal 31 Januari 2018, istri pelaku meninggal dunia. Sejak saat itu, pelaku tidak bisa melakukan hubungan suami istri.

Karena sering melihat putrinya mandi, SD menjadi tergiur untuk melampiaskan hawa nafsunya. "Pelaku sering melihat korban mandi, sehingga pelaku nafsu dan menyetubuhi korban," sebut Wakasat Reskrim.

SD sendiri mengaku nekat melakukan perbuatan keji tersebut karena ia bingung untuk menyalurkan hasrat birahinya setelah istrinya sakit dan kemudian meninggal dunia. Hasil penyelidikan polisi menyebutkan, SD sudah memperkosa anak kandungnya itu sebanyak lebih 100 kali dalam 2 Tahun

"Karena istri saya sudah meninggal, dan saya sebagai lelaki normal ingin seperti pasangan suami-istri lainnya. Tapi tidak kesampaian bang, dan saya juga menyesal bang atas perbuatan saya ini," ucap SD.

Sementara itu, menurut Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Suhardi Hari, korban XYZ yang masih berumur 12 tahun ternyata tak mengerti kalau apa yang dilakukan ayah kandungnya itu merupakan tindakan yang salah.

"Dikarenakan korban masih anak anak dan terlebih karena korban ini mengalami keterbelakangan mental, sehingga korban tidak tahu dan menuruti apa yang dilakukan oleh ayahnya," tegas Kompol Suhardi.

Kompol Suhardi mengatakan kalau korban juga mendapat tekanan dari sang ayah apabila perbuatan bejatnya itu sampai dibocorkan ke orang lain. "Paksaan pasti ada dan ancaman juga diberikan kepada si anak agar menuruti nafsu dari ayahnya," ujar Kompol Suhardi.

Setelah istri pelaku yang juga ibu korban meninggal, di rumah itu hanya ada korban dan pelaku berdua. "Korban dan pelaku memang serumah, tidak ada orang lain di rumah pelaku, sehingga pelaku leluasa melancarkan nafsunya," jelas Kompol Suhardi.

Akibat peristiwa tersebut, pihak kepolisian pun memanggil pisikolog untuk mengetahui kondisi kejiwaan pelaku maupun korban. "Untuk korban sendiri, kita selalu berkoordinasi dengan psisikolog untuk mendampingi korban. Selama penyelidikan pun kita melibatkan psikolog," tegas Kompol Suhardi.
Sumber: slidegossip
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip