0
Thumbs Up
Thumbs Down

Demo Thailand Jadi Berkah bagi Pedagang Makanan Kaki Lima

LIPUTAN6
LIPUTAN6 - Mon, 26 Oct 2020 05:03
Dilihat: 53

Liputan6.com, Jakarta - Dari buah kupas, sampai ragam gorengan, para pedagang makanan kaki limaberupaya mengais berkah di tengah gejolak demo Thailand yang sudah berlangsung selama beberapa bulan. "Saya pergi ke setiap aksi protes. Saya mengikutiinformasinya lewat berita," kata seorang penjual makanan kaki lima, Win, melansir laman South China Morning Post, Sabtu, 24 Oktober 2020.

Setelah mendapat info lokasi demo berlangsung pada hari tertentu, ia segera menuju ke sana untuk mengamankantitikstrategis yang membuat dagangannya bakal dibeli para pengunjuk rasa. Dalam kasus ini, demonstran justru lebih sering datang belakangan ketimbang para pedagang makanan kaki lima.

Berderet maupun menyebar di beberapa sudut,stallpedagang makanan sudah bersiap menunggu pengunjuk rasa. "Sebelum saya sampai, mereka (pedagang makanan kaki lima) bahkan sudah di sini. Mereka datang lebih dulu daripada kami," ungkap Ploy, seorang demonstran.

Dengan ribuan orang berkumpul setiap hari selama demo Thailand, bisnis makanan kaki lima turut tumbuh.Dalam sehari, menurut keterangan Win, bila berjualan di lokasi demo, ia bisa mengantongi 5--6 ribu baht (Rp2,3 juta--Rp2,8 juta).

Kendati, mereka benar-benar harus cermat, mengingat lokasi demo acap kali diumumkan mepet guna menghindari polisi. Pihaknya mengaku terus memantu media sosial dan segera pergi bila lokasi demo sudah ditentukan pada hari itu.

Para pedagang makanan keliling pun saling berbagi informasi untuk sama-sama berjualan di lokasi unjuk rasa digelar. "Kami (pedagang kaki lima) membentuk grup percakapan CIA, diambil dari sebutan para demonstran untuk kami," ungkap Petch, pedagang makanan kaki lima lainnya.

Tuntutan DemonstranSuasana Street Food di Kota Bangkok (iStockphoto)

Sebutan yang dilayangkan sesuai kemampuan para pedagang makanan kaki lima mengumpulkan informasi soal titik unjuk rasa. "Ini memang seperti yang sudah seharusnya terjadi. Di mana ada aksi protes, (pergerakan) ekonomi mengikuti," kata seorang demonstan, Aor.

"Orang perlu makan supaya mereka tetap kuat untuk berteriak menyuarakan pendapat. Saya pikir, ini pemandangan yang menyenangkan untuk dilihat," imbuhnya.

Para demonstan telah memberi tenggat pada Perdana Menteri (PM) Prayuth Chan-o-cha untuk mundur dari jabatannya. Bila terus menolak, aksi protes dikatakan akan terus berlangsung.

Di samping, mereka pun menantang tabu yang sudah lama ada dengan menuntut reformasi monarki.

Infografis Hasutan Admin Medsos dan Demo Rusuh. (Liputan6.com/Trieyasni)
Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:
Sumber: LIPUTAN6
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip