0
Thumbs Up
Thumbs Down

Desainer DIY Juarai Kompetisi Desain Batik Swiss

inilahcom
inilahcom - Thu, 03 Oct 2019 05:31
Dilihat: 44
Desainer DIY Juarai Kompetisi Desain Batik Swiss

INILAH.COM, Jakarta - Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober dirayakan dengan beragam kegiatan. Salah satunya oleh Ikatan Pencinta Batik Nusantara (IPBN) yang menggelar kompetisi desain batik.

Menariknya, kali ini IPBN bekerja sama dengan Kedutaan Besar Swiss di Indonesia. Kedubes Swiss memberikan apresiasi atas kecintaannya terhadap budaya batik bersama IPBN menggelar Kompetisi Desain Batik Swiss yang menampilkan 10 desainer batik dari seluruh nusantara.

Kompetisi Desain Batik Swiss yang juga didukung oleh Putra Putri Batik Nusantara dan Yarn & Co ini berlangsung di Mal Kota Kasablanka, Jakarta.

"Kegiatan ini tentunya membanggakan. Batik sudah digemari tidak hanya oleh generasi tua, tapi juga kalangan muda, bahkan oleh masyarakat mancanegara. Generasi muda ini sudah menjadi kreator dan desainer yang tentu membanggakan bangsa," ungkap Sapta Nirwandar selaku Pembina IPBN pada Malam Penghargaan Kompetisi Desain Batik Swiss, Selasa (1/10/2019).

Kompetisi ini menurut Sapta juga sebagai bentuk persahabatan sekaligus mempererat hubungan Swiss dengan Indonesia dalam bidang seni dan budaya.

"Kedubes Swiss ingin menggabungkan dua kebudayaan. Ide motif dari Swiss itu memang datang dari mereka," ujar Ketua IPBN, Ayu Dyah Pasha.

Ayu Dyah menambahkan, dalam kompetisi ini para peserta menuangkan ide mereka tentang negara Swiss ke dalam bentuk lukisan batik, dimana elemen khas Swiss akan terintegrasi dalam motif dan pola batik.

Dalam ajang ini Dewan Juri memilih 10 desain terbaik sebagai finalis, dengan dasar penilaian adalah ciri khas Swiss yang terintegrasi dalam desain, kreativitas, kesesuain dengan teknis pembuatan batik yang akan digunakan.

Dari 10 desain tersebut, Dewan Juri pun menentukan tiga pemenang. Publik juga diundang untuk memberikan penilaian melalui voting media sosial untuk kategori "Desain Favorit Pilihan Media Sosial".

10 desain terpilih diproduksi menggunakan teknik batik cap oleh Yarn & Co. Selanjutnya, batik tersebut dirancang dan dijahit menjadi sebuah busana kekinian khas anak muda oleh perancang busana Rizki Triana & Nadia Juliana (Oemah Etnik).

Dari kompetisi ini, desainer asal Yogyakarta, Satya Wiragraha berhasil keluar sebagai juara pertama. Satya mempersembahkan batik motif yang diberi nama Swiss in Harmony.

Juara kedua diraih Diki Satria asal Bandung yang mengambil motif Gebyah Abirama (Paduan Yang Selaras). Kemudian pemenang ketiga diraih Hakim Anwari dari Bogor yang mengambil motif Batik Se-alir. Dan untuk pemenang kategori Media Sosial diraih Reiyan Ghaisani dari Bogor yang mengusung motif INA-SUI BATIK. [adc]

Sumber: inilahcom
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip