0
Thumbs Up
Thumbs Down

Dilema Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Regulator Obat Eropa Serahkan ke Tiap Negara

okezone
okezone - Thu, 08 Apr 2021 11:16
Dilihat: 30
Dilema Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Regulator Obat Eropa Serahkan ke Tiap Negara

PERKEMBANGAN terbaru terkait keputusan penggunaan Vaksin AstraZeneca baru saja dirilis oleh European Medicines Agency (EMA) selaku regulator obat-obatan di Eropa. Mereka menyerahkan keputusan mengelola Vaksin AstraZeneca untuk program vaksinasi nasional ke tiap negara.

Dengan kata lain, negara-negara di Eropa harus membuat keputusan sendiri tentang bagaimana menangani risiko pembekuan darah langka dari Vaksin AstraZeneca, berdasarkan tingkat infeksi yang berlaku dan ketersediaan vaksin alternatif.

Baca juga: WHO: Berdasarkan Data Terbaru, Manfaat Vaksin AstraZeneca Lebih Besar dari Risikonya

"Kami coba memberikan informasi sebanyak mungkin tentang manfaat dan risiko yang telah kami identifikasi. Lalu berdasarkan itu dan situasi pandemi di negara-negara anggota, tingkat infeksi, ketersediaan vaksin yang berbeda. Tiap negara yang berbeda bisa mengambil keputusan yang berbeda, keputusan tentang siapa yang akan divaksinasi," kata Direktur Eksekutif EMA Emmer Cooke, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (8/4/2021).

Beberapa negara di Benua Eropa sendiri telah mengumumkan pembatasan penggunaan Vaksin AstraZeneca untuk kelompok orang usia yang lebih muda. Ini setelah ditemukan kaitan dengan dugaan pembekuan darah yang sangat langka, dan kebanyakan ditemukan pada wanita di bawah usia 60 tahun dalam waktu dua pekan pasca-vaksinasi.

Italia contohnya, memutuskan mulai saat ini program vaksinasi nasionalnya digelar dengan merekomendasikan penggunaan Vaksin AstraZeneca hanya untuk kelompok orang lanjut usia atau berusia di atas 60 tahun.

Baca juga: Kenali Perbedaan Vaksin Sinovac dan AstraZeneca, Teknologi hingga Efek Sampingnya

Meski demikian, Emmer Cooke kembali menegaskan bahwasanya risiko kematian akibat infeksi covid-19 jauh lebih besar daripada risiko efek samping pemakaian vaksin.

"Jadi sangat penting bagi kita menggunakan vaksin covid-19 yang kita miliki untuk mencoba mengalahkan pandemi ini," lanjutnya.

Berdasarkan keterangan Ketua Komite Keamanan EMA Sabine Straus, per 4 April 2021, pihaknya telah menerima laporan dari 169 kasus pembekuan darah otak langka atau lebih dikenal sebagai trombosis sinus vena serebral (CVST) dari 34 juta dosis vaksin yang telah diberikan di Wilayah Ekonomi Eropa.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip