0
Thumbs Up
Thumbs Down

Epidemiolog: PSBB Jawa-Bali Harus Diimbangi dengan 5M

okezone
okezone - Thu, 07 Jan 2021 16:02
Dilihat: 71
Epidemiolog: PSBB Jawa-Bali Harus Diimbangi dengan 5M

Keputusan pemerintah untuk melakukan PSBB Jawa-Bali mulai 11 Januari-25 Januari 2021 di Pulau Jawa-Bali sedang menjadi perbincangan hangat masyarakat. Keputusan ini dilakukan dengan harapan penularan Covid-19 bisa dicegah atau dikurangi seminimal mungkin.

Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman menjelaskan, PSBB Jawa-Bali merupakan strategi tambahan. Artinya ada strategi utama yang harus dilakukan oleh pemerintah di setiap tingkatan.

"Peningkatan skrining atau deteksi dini kasus dengan demam harus dilakukan di setiap puskesmas, ditambah dengan kapasitas testing, tracing, isolasi karantina. Itu yang harus dilakukan," terang Dicky, saat dihubungi Okezone, Kamis (7/1/2021).

Dicky juga menjelaskan bahwa PSBB Jawa-Bali seharusnya diimbangi dengan 5M dan bukan hanya 3M saja. Sebab menurut perkembangan penyakit Covid-19 dan riset epidemiologi menunjukkan bahwa faktor mobilitas, interaksi dan keramaian serta kerumunan sangat signifikan dalam memperburuk pandemi.

"Tidak hanya di Indonesia melainkan seluruh wilayah di dunia. Sehingga 3M itu perlu ditambah menjadi 5M yakni membatasi mobilitas, interaksi dan mencegah kerumunan dan keramaian," tuntasnya.

Baca juga: 4 Photoshoot Sassha Carissa Cantik Paripurna, Netizen: Wow Bidadari Langit!

Sekadar informasi, salah satu cara mengurangi penyebaran Covid-19 adalah dengan cara melakukan 5M, yakni: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, dan mencegah kerumunan dan keramaian.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip