0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ikatan Dokter Indonesia Ancam Mundur Tangani Pasien Corona! Ini Penyebabnya!

slidegossip
slidegossip - Sun, 29 Mar 2020 13:06
Dilihat: 85
Ikatan Dokter Indonesia Ancam Mundur Tangani Pasien Corona! Ini Penyebabnya!
slidegossip.com - Baru-baru ini publik dikejutkan dengan pernyataan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait virus corona atau covid-19 yang terus menambah jumlah korban. Seperti dilansir dari tempo.co (27/3/2020), IDI bersama sejumlah organisasi profesi lain menyampaikan protes kepada pemerintah.

IDI Ancam Mogok Tangani Corona (kronologi.id)

Protes tersebut disampaikan terkait kurang memadainya alat pelindung diri (APD) bagi para dokter, perawat dan tenaga medis yang terlibat dalam penanganan pasien corona. Mereka bahkan mengancam akan mogok merawat dan menangani para pasien covid-19, jika pemerintah tidak memenuhi APD yang dibutuhkan.

"Setiap tenaga kesehatan berisiko untuk tertular covid-19. Maka, kami meminta terjaminnya Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai untuk setiap tenaga kesehatan," demikian bunyi surat pernyataan yang ditandatangani oleh Ketua IDI, Daeng M Faqih, Jumat, (27/3/2020).

"Bila hal ini tidak terpenuhi maka kami meminta kepada anggota profesi kami untuk sementara tidak ikut melakukan perawatan penanganan pasien covid-19 demi melindungi dan menjaga keselamatan sejawat," lanjutnya.

Dalam surat pernyataan itu, Daeng juga mengatakan bahwa jika APD tak terpenuhinya APD, akan memungkinkan dokter, perawat, dan tenaga medis yang terjangkit covid-19 semakin meningkat, bahkan sebagian meninggal dunia.

"Sejawat yang tertular covid-19, selain akan jatuh sakit, akan berdampak pada terhentinya pelayanan penanganan kepada pasien serta dapat menularkan kepada pasien," tegasnya.

Sekretaris Eksekutif PB IDI, Dien Kuswardani membenarkan adanya surat pernyataan tersebut. Dien juga menyebut, pernyataan itu sudah disepakati dengan beberapa organisasi profesi lainnya seperti Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia, dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Ketika dimintai konfirmasinya, Daeng mengatakan bahwa surat tersebut sekaligus menjadi imbauan kepada seluruh petugas kesehatan untuk mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dengan memakai alat pelindung diri (APD) dalam menangani pasien corona.

"Karena kalau petugas kesehatan nekat merawat pasien covid-19 tanpa pakai APD, maka akan langsung tertular dan jadi sakit. Kalau petugas kesehatan banyak tumbang, nanti siapa lagi yang akan merawat pasien yang semakin banyak," ujar Daeng M Faqih.

Karena itulah, demi keselamatan bersama, IDI meminta kepada pemerintah agar segera memenuhi kebutuhan APD bagi para dokter, perawat dan tenaga medis yang menangani pasien corona. Bila kebutuhan APD tidak juga terpenuhi, IDI mengimbau kepada anggota profesinya untuk sementara mundur dan tidak ikut melakukan perawatan penanganan pasien covid-19 demi melindungi dan menjaga keselamatan sejawat.
Sumber: slidegossip
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip