0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini Cara Cegah Kebotakan Rambut

inilahcom
inilahcom - Wed, 08 May 2019 19:45
Dilihat: 410
Ini Cara Cegah Kebotakan Rambut

INILAHCOM, Jakarta - Salah satu hal yang paling tidak bisa dihindari adalah mengalami fase kebotakan rambut. Hal ini bisa dihadapi dan diantisipasi dengan melakukan perawatan rambut yang baik dan benar.

Menurut data pelanggan ERHA CLINIC, kasus kerontokan rambut pada pria dan wanita, terutama pria umumnya disebabkan oleh Alopecia Androgenic, sebuah kondisi kerontokan dan kebotakan yang dipicu karena faktor hormonal. Dengan pengalaman selama hampir 20 tahun, ERHA telah dipercaya oleh 3 juta pelanggan di Indonesia untuk mengatasi masalah rambut dan kulit kepala.

Rata-rata manusia memiliki 100.000 folikel rambut di kepala. Setiap orang lahir dengan jumlah folikel yang tetap hingga dewasa dan jumlah folikel ini tidak dapat ditambah dengan cara apapun. Berkurangnya jumlah folikel adalah proses alami yang terjadi seiring dengan bertambahnya usia, namun perawatan yang efektif mampu mempertahankan kesehatan rambut dan folikelnya. Rambut manusia memiliki keunikan dibandingkan sistem organ lainnya, karena rambut mengalami siklus pengulangan pertumbuhan yang berlangsung selama 2 hingga 7 tahun.

Siklus pertumbuhan rambut terbagi dalam 3 fase, yaitu fase Anagen, Katagen, dan Telogen. Fase Anagen berlangsung selama 2-6 tahun dan merupakan fase pertumbuhan aktif dari siklus rambut. Fase kedua adalah fase Katagen, dimana fase ini berlangsung 2-3 minggu dan merupakan fase transisi dalam proses pertumbuhan rambut. Fase ketiga adalah fase Telogen yang berlangsung sekitar 100 hari dan merupakan fase istirahat pada folikel rambut yang berlangsung sejak rambut rontok hingga helai rambut berikutnya tumbuh kembali.

Kebotakan pada pria umumnya memiliki pola tertentu, yaitu kebotakan yang dimulai dari dahi dan yang dimulai dari vertex (bagian atas kepala belakang). Pada wanita penipisan rambut dapat dipicu dan dipengaruhi oleh gangguan hormon androgen pada tahap pre-menopause.

"Kerontokan rambut dan kebotakan bukanlah suatu kondisi yang membahayakan, tetapi dapat menimbulkan dampak psikologis dan sosial bagi yang mengalaminya. ERHA mengerti bahwa pengobatan kerontokan dan kebotakan rambut harus disesuaikan dengan kondisi dari masing-masing pasien, oleh karena itu ERHA merancang layanan Personalized Hair Growth and Scalp Program," jelas dr. Norita Sembada, Director of Business Development Derma Global Ventura, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (08/05/2019).

Kerontokan rambut adalah kondisi terlepasnya rambut dari kulit kepala yang dapat mempengaruhi pria dan wanita pada segala usia. Selain menyebabkan hilangnya perlindungan alami dari sinar matahari dan gangguan penampilan, kerontokan rambut juga berpotensi menimbulkan kebotakan (alopecia) bila tidak ditangani secara tepat.
Salah satu permasalahan rambut dan kulit kepala yang paling umum adalah kerontokan rambut (hair loss). Kerontokan rambut dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti usia, stress, obat-obatan, faktor genetik, serta penggunaan alat penata rambut.

Ada tiga jenis masalah kerontokan rambut yang lazim ditemukan. Jenis yang paling umum ditemui adalah Alopecia Androgenic. Hal ini disebabkan oleh faktor genetik, yaitu hormon androgen yang mengakibatkan penyusutan dan gangguan pertumbuhan folikel rambut.

Jenis kerontokan kedua adalah telogen effluvium (TE), yaitu yang disebabkan oleh kelainan siklus rambut selama fase telogen, sehingga rambut mengalami kerontokan lebih banyak saat menyisir atau mencuci rambut. Jenis kerontokan ketiga adalah alopecia areata, dimana sistem imun tubuh menyerang folikel rambut karena salah mengidentifikasi folikel sebagai benda asing dalam tubuh. Akibatnya, kulit kepala di sekitar rambut akan mengalami peradangan ringan dan kerontokan yang mengakibatkan munculnya 'pitak'.

"Komitmen ERHA dalam mengembangkan rangkaian produk untuk menangani permasalahan kulit kepala dan rambut, juga menghadirkan rangkaian produk formulasi dermatologis Over the Counter (OTC) yang inovatif, aman, efektif, serta dapat dibeli tanpa memerlukan resep. Rangkaian produk yang diformulasikan oleh para dermatologis, formulator, dan pharmacist seperti Erhair Hair Growth Serum, Erhair Hair Grow Shampoo maupun Erhair Hair Loss Tonic ini hadir di counter ERHA APOTHECARY yang dapat ditemui di seluruh cabang ERHA di Indonesia. Tidak hanya menyediakan produk OTC, ERHA juga dilengkapi dengan peralatan mutakhir dan tenaga ahli untuk memberikan solusi terbaik bagi kesehatan rambut dan kulit kepala setiap pelanggan," jelas Ferry Budiyanto, Senior Channel Marketing ERHA.

Bagi pelanggan yang memiliki permasalahan rambut dan kulit kepala, yang tidak bisa diatasi menggunakan produk OTC (over the counter), ERHA Clinic juga dapat memberikan solusi yaitu dengan menggunakan Hair Grow Activation Therapy yang terbukti secara klinis efektif merangsang pertumbuhan rambut. Berdasarkan hasil uji klinis, Hair Grow Activation Therapy memberikan hasil yang efektif pada 100% responden Male-AGA type III-Vertex dan IV-Vertex serta meningkatkan jumlah rambut terminal hingga 75 persen.

Hair Grow Activation Therapy merupakan suatu tindakan yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan rambut khususnya pada pelanggan AGA (androgenetic alopecia), yaitu kerontokan rambut yang disebabkan oleh faktor genetik dan hormonal.

Tindakan ini merupakan kombinasi Electroporation Needle System (yang menggunakan Auto Microneedle dan electroporation) dan Hair Grow by Red Light Therapy. Tindakan ini secara efektif dapat meningkatkan penetrasi obat atau serum sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan rambut. (tka)

Sumber: inilahcom
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip