0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini Filosofi Siu Mi dan Makanan 3 Elemen dalam Perayaan Imlek

okezone
okezone - Thu, 31 Jan 2019 20:25
Dilihat: 224

Perayaan Imlek memang identik dengan ritual makan bersama keluarga. Jika ditelisik lebih jauh tradisi makan besarma ini sebetulnya tidak jauh berbeda dengan perayaan-perayaan agama lain, seperti Idul Fitri atau Natal.

Bedanya, masyarakat Tionghoa memiliki kepercayaan khusus pada budaya dan tradisi yang telah diwariskan turun temurun. Dalam hal ini juga termasuk pada hidangan yang mereka santap pada perayaan Imlek.

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Aji Chen Bromokusumo, selaku Sekjen Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia & Kepala Kajian Riset dan Budaya. Menurutnya, ritual makan bersama dianggap penting karena memiliki makna filosofis yang sangat kuat.

Baca Juga: Heboh Sate KMS Mengandung Babi, Coba Intip 5 Warung Sate Enak Lain di Padang

"Sebelum membahas ritual makan bersama, kita harus tahu dulu asal usul kata 'Imlek'. Imlek itu hanya ada di Indonesia dan di serap dari kata Yin Li, di negara lain pelafalannya berbeda," ujar Aji Chen Bromokusumo, di Lei Lo Restaurant, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019).

"Imlek itu sama seperti Tahun Baru Islam, karena dihitung berdasarkan penanggalan bulan. Itu sebabnya orang luar menyebutnya dengan nama Lunar New Year. Di Indonesia ini unik, kata Imlek itu di bawa oleh para imigran yang kemudian memunculkan istilah tersebut dari dialek hokkian karena lebih mudah diucapkan," timpalnya.

Aji mengatakan, Imlek memang selalu identik dengan makan-makan yang secara tidak langsung melambangkan rasa syukur dan harapan baru di tahun yang akan datang. Di China sendiri, perayaan ini juga melambangkan rasa syukur para petani dalam menyambut musim tanam atau musim semi.

Baca Juga: Liburan ke Dubai, Dian Sastro Kalap Makan Keju di Restoran Salt Bae

Itulah sebabnya, ada beberapa jenis hidangan wajib yang sering disajikan saat perayaan tersebut berlangsung. Masing-masing makanan diklaim memiliki makna filosofis tersendiri, sehingga dapat dipastikan makanan itu akan selalu ada di meja makan masyarakat Tionghoa.

Berdasarkan penjelasan Aji, setidaknya ada 3 jenis makanan yang wajib disajikan pada perayaan Imlek di Indonesia. Berikut ulasan lengkapnya:

Kue keranjang

"Di seluruh dunia, pasti ada kue keranjang saat perayaan Imlek. Kendati demikian, nama ini hanya digunakan Indonesia. Padahal, asal usul kue ini sejatinya berasal dari China (nian gao). Di negara asalnya, kue ini bentuknya panjang, berwarna putih, dan rasanya hambar karena terbuat dari tepung ketan. Di Indonesia warnanya cokelat dan rasanya manis seperti dodol, dan bentuknya seperti keranjang karena dicetak di wadah yang menyerupai keranjang," ungkap Aji.

Makna filososfis kue ini adalah harapan agar di tahun yang baru seluruh usaha, bisnis, kesehatan, dan pendidikan menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip