0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jadi Perdebatan Dokter Tirta dan Deddy Corbuzier, Nikotin atau Tar Lebih Berbahaya Mana?

okezone
okezone - Tue, 07 Sep 2021 19:02
Dilihat: 196
Jadi Perdebatan Dokter Tirta dan Deddy Corbuzier, Nikotin atau Tar Lebih Berbahaya Mana?

TERNYATA banyak kesalahan yang dilakukan perokok selama pandemi Covid-19. Salah satunya saat merokok, mereka tetap memakai masker di dagu.

Hal ini membuat masker terpapar asap rokok yang membahayakan kesehatan. Menurut dr Tirta, jika dilakukan setiap hari risikonya bisa berdampak pada kesehatan.

"Kalau merokok masker jangan di dagu, masukin kantong saja. Ini kesalahan orang yang perokok ya, kalau memang tidak bisa berhenti merokok, maskernya jangan di dagu. Maskernya simpen kantong lalu merokok tidak apa," kata dr Tirta di Podcast Deddy Corbuzier.

"Selain karena masker akan berbau rokok, masker juga akan terkena bakteri dan virus yang banyak. Jangut kita ini baketerinya lebih banyak. Sementara untuk kantong, karena di dalam maka akan lebih bersih," tambah dia.

Belum lagi, dr Tirta mengatakan, orang yang merokok kemungkinan Covid-19 lebih tinggi, dua kali lipat karena paru-parunya sudah banyak radang. Hal ini lantaran adanya kandungan tar di dalam rokok.

Bagi para perokok, istilah nikotin maupun TAR (total aerosol residue) tentunya tidak asing karena dua zat itu tercantum pada kemasan rokok.

Namun, mungkin saja belum banyak perokok yang memahami perbedaan antara nikotin dan TAR, serta dampaknya bagi kesehatan.

Dikutip dari Antara, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (US FDA) menyebut nikotin merupakan senyawa kimia alami yang terkandung dalam tanaman tembakau. Kendati demikian, nikotin dalam jumlah kecil juga bisa ditemui pada kentang, terung, dan kembang kol.

Sumber: okezone
Berita Trending
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip