0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kurang Aktivitas Fisik, 5 Masalah Kesehatan Ini Mengancam Anda

okezone
okezone - Thu, 08 Apr 2021 08:08
Dilihat: 30
Kurang Aktivitas Fisik, 5 Masalah Kesehatan Ini Mengancam Anda

MENJAGA kesehatan tubuh selama pandemi covid-19 sangat penting dilakukan. Salah satu upaya untuk menjaga kesehatan adalah dengan memperbanyak aktivitas fisik. Sayangnya, sebagian besar masyarakat masih belum sadar pentingnya melakukan aktivitas fisik.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, didapati hasil bahwa proporsi aktivitas fisik tergolong kurang aktif pada usia di atas 10 tahun dengan angka sebesar 26,1 persen. Kurangnya aktivitas fisik didominasi oleh 26,3 persen laki-laki dan 25,8 persen perempuan.

Baca juga: Hari Aktivitas Fisik Sedunia, Kenapa Olahraga di Masa Pandemi Penting?

Penelitian tersebut juga menyebut bahwa terdapat 22 provinsi dengan penduduk tergolong kurang aktif di Indonesia, DKI Jakarta menempati posisi tertinggi yakni 44,2 persen.

Mirisnya Riskesdas 2018 menunjukkan proporsi aktivitas fisik yang tergolong meningkat dibandingkan sebelumnya. Proporsi aktivitas fisik tergolong kurang aktif pada usia di atas 10 tahun menunjukkan angka 33,5 persen. Lagi-lagi DKI Jakarta menempati posisi teratas dengan 47,8 persen.

Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Riskiyana Sukhandi Putra MKes, mengatakan kurangnya aktivitas fisik memiliki dampak pada kesehatan.

"Aktivitas fisik sebagai faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, mellitus, hipertensi, kanker, dan stroke," terang dr Riskiyana dalam media briefing bertajuk 'Membangun Hari yang Lebih Baik dan Sehat dengan Rutin Aktivitas Fisik', Rabu 7 April 2021.

Baca juga: WHO Rekomendasikan Orang Dewasa dan Anak Lakukan Aktivitas Fisik di Tengah Pandemi

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan secara rinci mengenai dampak kurangnya aktivitas pada semua organ tubuh dan sistem metabolik. Di antaranya adalah:

1. Menurunkan imunitas tubuh.

2. Umur harapan hidup pendek.

3. Risiko menderita berbagai penyakit metabolik seperti obesitas, diabetes mellitus tipe dua, hiperkolesterol.

4. Kanker kolon, payudara, dan lain-lain. Wanita yang duduk selama 7 jam per hari memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker endometrium dibanding mereka yang hanya duduk 3 jam per hari.

5. Gangguan mental seperti anxietas atau kecemasan depresi.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip