0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mey Hasibuan Menjaga Lingkungan Lewat Daur Ulang

inilahcom
inilahcom - Mon, 16 Sep 2019 05:51
Dilihat: 100
Mey Hasibuan Menjaga Lingkungan Lewat Daur Ulang

INILAH.COM, Jakarta - Desainer Mey Hasibuan terus menggalakkan edukasi cinta lingkungan kepada masyarakat dengan cara daur ulang sampah plastik atau sampah rumah tangga. Ia telah mengubah sampah-sampah tersebut menjadi kerajinan tangan bemutu tinggi.

Founder Gallery of Indonesia ini memberdayakan para ibu rumah tangga dalam membuat kreasi kerajinan tangan dari bahan daur ulang plastik dan sampah rumah tangga. Hasilnya, Mey kini telah memiliki beragam produk kerajinan dari bahan daur ulang bernilai tinggi yang telah diberi label Inang.

"Harapan saya, semakin banyak masyarakat yang tergugah untuk menggunakan produk-produk yang ramah lingkungan dan lebih peduli pada sesama meski awalnya memang banyak yang masih belum aware dengan hal ini bahkan sempat ada penolakan bahwa enggak pede atau malu menggunakan tas ini ketimbang tas branded dengan harga mahal," kata Mey Hasibuan dalam keterangannya, di Jakarta, baru-baru ini.

Mey bercerita, awalnya lewat label Inang ia berniat untuk sekedar mensosialiasikan produk daur ulang dari bahan plastik limbah industri agar masyarakat turut menjaga kelestarian lingkungan. Mey kemudian menggandeng komunitas lansia dibawah koordinasi Yayasan Lumintu dan komunitas dissabilitas, Precious One.

Lewat koleksi tas Inang--perpaduan tas daur ulang plastik dengan kain tenun--Mey menawarkan tiga value kepada para konsumennya. Pertama, dengan membeli tas daur ulang Inang, konsumen ikut menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik. Kedua, ikut menggerakkan pemberdayaan lansia. Terakhir, dengan membeli Inang, maka konsumen ikut menyediakan lapangan kerja bagi komunitas tuna rungu.

"Dalam menghadirkan Inang, saya memang berkolaborasi dengan Yayasan Lumintu dan Precious One. Saya menciptakan ide dan desain, Yayasan Lumintu memproduksi anyaman daur ulang dari samoah plastik, dan Precious One yang menjahit anyaman tersebut menjadi sebuah tas, sesuai dengan desain yang sudah saya buat," terang Mey.

Kini, lanjut Mey, produk daur ulang tersebut sudah dilirik banyak konsumen di luar negeri. Produk-produk Inang kini hanya tersedia online di handmadenesia.com dan di sejumlah kegiatan pameran.

"Di Indonesia sendiri, pasarnya masih belum bagus. Jadi perlu edukasi karena banyak yang punya kepedulian terhadap produk daur ulang ini, meskipun dalam beberapa tahun terakhir, tingkat kesadaran konsumen menggunakan produk daur ulang sudah bertumbuh," ujarnya.

"Harapan saya, semakin banyak masyarakat yang tergugah untuk menggunakan produk-produk yang ramah lingkungan dan lebih peduli pada sesama, imbuhnya.

Menyasar kelas menengah dan korporat, diakui Mey, Inang sudah mendapat sambutan positif di pasar. Ke depan, dia berencana untuk menghadirkan Inang di retail store dan eCommerce yang ada di Indonesia. [adc]

Sumber: inilahcom
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip