0
Thumbs Up
Thumbs Down

Restoran Bertema Komunis di Penang Malaysia Bikin Heboh Warga

LIPUTAN6
LIPUTAN6 - Tue, 05 Jan 2021 14:01
Dilihat: 48

Liputan6.com, Jakarta - Deras aliran kritik pedas tengah menuju pemilik dua restoran di Penang, Malaysia. Komentar kurang mengenakkan ini dilatarbelakangi adanya aksen komunis melalui hiasan wallpaperdilokasi bisnis mereka.

Menurut Malaysiakini yang dilansir Selasa (5/1/2021), salah satu restoran di Bukit Mertajam bahkan sempat digerebek polisi pada Sabtu, 2 Januari 2021. Ini merupakan buntutaduan masyarakat yang merasa tak nyaman dengan dekorasi dinding tersebut.

Wallpaperini sendiri, berdasarkan laporanSays,telah dilepas dan disita polisi,sedangkan lima karyawan ditahan untuk diinterogasi. Restoran tersebut dijalankan seorang wanita berkebangsaanTiongkokbersama suaminya yang merupakan orang Malaysia.

Pasangan itu juga memiliki gerai lain di George Town, wilayah pulau yang terkenal di kalangan turis. Keduanya belum dibawa untuk diinterogasi karena saat ini berada di bawah karantina rumah akibat pandemi COVID-19.

Isu tersebut jadi perhatian publik padalibur tahun baru 2021setelah foto-foto restoran bertema komunis tersebut viral. Sebuah karikatur Mao Tse Tung, bapak pendiri Republik Rakyat Cina dan seorang pemimpin komunis revolusioner, secara terang-terangan terpampang di sana.

Wallpaper juga menunjukkan tentara memegang buku merah, sementara beberapa terlihat memberi hormat dengan mengenakan seragam komunis mereka.Sementara itu, peralatan makan di restoran juga dinilai bertema eksplisit.

Salah satu foto menunjukkan piring dengan karikatur PresidenTiongkokXi Jinping yang membayangi Tembok Besar China.

Komentar Pemilik RestoranRestoran bertema komunis di Penang, Malaysia, yang bikin heboh. (dok. Facebook/ Izackkrie)

Meski aksen-aksen tersebut sarat komunis,pesan-pesan di dindingjustru dilaporkantak mengandung propaganda. Berbicara pada Malaysiakini, salah satu pemilik yang hanya ingin dikenal sebagai Joey mengatakan bahwa teks bahasa Mandarin itu hanya slogan kuliner yang lucu.

"Teksnya bukan tentang mempromosikan komunisme, bahkan tak menyentuh topik komunisme. Isinya semua tentang makanan dan restoran kami," kataperempuan35 tahun itu.

Joey mengatakan, ia dan suaminya telah menjalankan restoran selama empat tahun, menjelaskan bahwa desain di tempat tersebut terinspirasisebuahrestoran di kota kelahirannya.

"Ketika pertama kali melihat desain semacam ini, saya menganggapnya menarik dan lucu, lalu berpikir itu akan menarik pelanggan (untuk mengambil foto dan mengunggahnya secara online)," ucapnya.

"Ketika saya memulai bisnis saya sendiri, saya memutuskan menggunakan ini sebagai tema. Tapi, saya benar-benar tak menyangka bahwa saya akan mendapat masalah hukum empat tahun kemudian," sambung si pemilik restoran.

Saat ini, pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus tersebut berdasarkan dua ketentuan terpisah.

Cara Pesan Makanan Online Aman dari COVID-19Infografis Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:
Sumber: LIPUTAN6
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip