0
Thumbs Up
Thumbs Down

Rokok Mengandung Nikotin dan TAR, Mana Lebih Berbahaya?

okezone
okezone - Mon, 13 Sep 2021 23:35
Dilihat: 89
Rokok Mengandung Nikotin dan TAR, Mana Lebih Berbahaya?

NIKOTIN dan total aerosol residue (TAR) merupakan dua zat yang terkandung dalam rokok. Keterangan kedua zat tersebut juga tertulis jelas di kemasan rokok. Tapi mungkin belum banyak perokok yang memahami perbedaan antara nikotin dan TAR serta dampaknya terhadap kesehatan.

Sebagaimana dikutip dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (US FDA), Selasa (7/9/2021), nikotin merupakan senyawa kimia alami yang terkandung dalam tanaman tembakau. Kendati demikian, nikotin dalam jumlah kecil juga bisa ditemui pada kentang, terung, dan kembang kol.

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Paparan Asap Rokok yang Meningkat Selama WFH

Nikotin adalah salah satu menyebabkan orang kecanduan merokok karena adanya zat alkaloid menimbulkan adiksi. Contoh zat alkaloid lainnya adalah kafein yang biasa ditemukan pada kopi, tein dalam teh, teobromin pada buah maupun biji cokelat.

Selain itu, semua produk tembakau mengandung nikotin, termasuk rokok, produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik, cerutu, maupun snus (tembakau bubuk).

Baca juga: Mengenal RCC, Kanker Ginjal Akibat Rokok hingga Obesitas

FDA menekankan, meskipun menyebabkan adiksi atau kecanduan, nikotin bukanlah penyebab utama berbagai penyakit terkait merokok. Sebab dalam sebatang rokok yang diisap terkandung ribuan bahan kimia beracun, salah satu yang paling berbahaya adalah TAR. TAR adalah zat kimia dan partikel padat (solid carbon) yang dihasilkan saat rokok dibakar.

Berdasarkan data National Cancer Institute Amerika Serikat, TAR mengandung berbagai senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker. Dari sekira 7.000 bahan kimia yang ada di dalam asap rokok, 2.000 di antaranya terdapat pada TAR.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip