0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sekeluarga Beda 3 Generasi, Seperti Apa Kesulitannya?

okezone
okezone - Sat, 05 Oct 2019 08:09
Dilihat: 55
Sekeluarga Beda 3 Generasi, Seperti Apa Kesulitannya?

MENIKAH dengan beda usia yang jauh tentu punya banyak tantangan dalam mengurusi rumah tangga. Apalagi, jika sampai menikah berbeda generasi.

Tidak berhenti sampai di situ, saat merawat anaknya yang lahir pun akan memiliki kendala tersendiri. Contoh saja seperti generasi x dengan Y alias milenial. Lantas, bagaimana mengurus anak yang masuk dalam generasi Z sampai generasi alpha?

Generasi X merupakan orang-orang yang lahir di atas tahun 1980-an. Sementara generasi Y biasa disebut generasi milenial, yang lahir antara tahun 1980-an sampai 1990-an. Lalu sebutan generasi Z biasanya menyasar pada anak-anak yang lahir pada tahun 1995 sampai 2010. Selanjutnya, anak-anak yang lahir di era sekarang disebut generasi alpha.

Tak sedikit pasangan menghadapi tantangan berat dalam mengurus anak yang beda generasi. Bukan itu saja, antar-pasangan pun mengalami zaman yang berbeda.

Orang generasi X cenderung pemikirannya dianggap lebih kuno. Sementara orang generasi Y, pemikirannya sudah mulai maju. Lalu anak-anak Z dan generasi alpha, mereka lahir sudah melek teknologi.

Berbeda dengan generasi X atau generasi Y, baru mengenal adanya teknologi saat beranjak dewasa. Tak sedikit orangtua was-was dalam pola pengasuhan anak.

Psikolog Meity Arianty mengatakan, setiap generasi masing-masing pasti punya masalah sendiri. Mau menikah dengan generasi yang sama atau berbeda, tetap juga punya masalah.

"Soal menikah tidak ada bedanya, hanya msalahnya saja yang beda. Intinya tergantung pasangan tersebut mau membuat perbedaan menjadi lebar atau mempersempit. Toh semua kembali ke pasangan tersebut," ucap Meity saat dihubungi Okezone.

Ditambahkan Psikolog Rosdiana Setyaningrum, anak generasi Z saat lahir sudah melek teknologi, mereka akan menghadapi tantangan yang berat. Mereka harus dapat belajar bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya, terlebih adatapsi lebih dengan orangtuanya.

"Anak-anak yang hebat harus bisa eksplorasi, berpikir kritis, memiliki jiwa kepemimpinan, dan mempunyai empati. Karakter itu harus ada di dalam diri anak generasi Z dan alpha," ucap Rosdiana.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip