0
Thumbs Up
Thumbs Down

Serangan Stroke Harus Segera Tertangani Medis, Dokter: Jika Bisa Sebelum 3 Jam

okezone
okezone - Sat, 30 Oct 2021 06:52
Dilihat: 131
Serangan Stroke Harus Segera Tertangani Medis, Dokter: Jika Bisa Sebelum 3 Jam

STROKE menjadi salah satu penyakit yang bisa membahayakan jiwa. Karenanya, Dokter spesialis saraf dr. Untung Gunarto Sp.S. MM mengingatkan bahwa seseorang yang terkena serangan stroke harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Jika ada orang di sekitar kita yang terserang stroke, segera bawa ke rumah sakit, semakin cepat semakin baik," katanya, dikutip dari Antara.

Dokter yang praktik di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto itu mengatakan jika penderita stroke mendapatkan penanganan dalam waktu cepat maka dapat mengurangi risiko kematian dan kecacatan.

"Jika bisa sebelum tiga jam dari waktu awal serangan sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," katanya.

Dengan demikian, kata dia, jika ada orang di sekitar yang terkena stroke maka harus mengoptimalkan waktu, karena tidak ada upaya penanganan lain untuk pertolongan pertama selain membawa penderita ke rumah sakit.

"Begitu ada serangan segera bawa ke rumah sakit untuk segera didatangi, jangan ditunda, karena stroke merupakan keadaan gawat darurat, nanti dokter dan petugas UGD sudah mengetahui bagaimana tata laksana dan percepatan penanganan," katanya.

Baca Juga : Hari Stroke Sedunia 2021, Cegah Penyakitnya dengan Aktif Bergerak!

Dia mengatakan ada dua golongan faktor risiko stroke, yang pertama yang dapat dikendalikan atau dimodifikasi yang kedua yang tidak dapat dikendalikan.

"Yang tidak dapat dimodifikasi adalah karena faktor usia, jenis kelamin dan ras, serta yang lahir dengan gangguan pembuluh darah di otak. Nah yang kita dorong adalah yang dapat dikendalikan atau dimodifikasi," katanya.

Baca Juga : Hari Stroke Sedunia, Kenali 5 Fakta soal Stoke: Anak Muda Juga Bisa Kena Loh!

Dia menyebutkan faktor risiko yang dapat dikendalikan contohnya adalah diabetes, hipertensi, obesitas hingga gangguan jantung.

"Faktor risiko ini bisa dimodifikasi atau ditekan hingga minimal jika sudah mengetahui faktor risikonya," katanya.

Sumber: okezone
Berita Trending
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip