0
Thumbs Up
Thumbs Down

Studi: Covid-19 Kambuh Jarang Sekali Terjadi!

okezone
okezone - Thu, 18 Mar 2021 10:12
Dilihat: 131
Studi: Covid-19 Kambuh Jarang Sekali Terjadi!

Kekambuhan Covid-19 jarang ditemukan, tapi beberapa negara melaporkannya. Namun, berdasar hasil studi skala besar yang diterbitkan di jurnal Lancet, kelompok pasien berusia 65 tahun ke atas yang paling berisiko.

"Kebanyakan orang yang terjangkit Covid-19 terlindungi dari infeksi ulang setidaknya selama enam bulan," kata peneliti, dikutip dari HuffPost, Kamis (18/3/2021).

Hal tersebut sejalan dengan bukti dari studi SIREN Public Health England yang mengungkapkan orang yang terinfeksi Covid-19 cenderung terlindungi dari infeksi ulang setidaknya selama lima bulan. Namun, para ahli memperingatkan mereka yang memiliki kekebalan mungkin masih dapat membawa virus di hidung dan tenggorokan mereka sehingga berisiko menularkannya ke orang lain.

Studi baru ini, yang menilai tingkat kekambuhan infeksi di Denmark pada 2020, menemukan hanya sejumlah kecil orang (0,65%) yang memperlihatkan hasil tes PCR positif Covid-19 dua kali.

"Mereka yang berusia di bawah 65 tahun memperlihatkan perlindungan diri terhadap infeksi ulang sekitar 80%, tapi untuk orang yang berusia 65 atau lebih, perlindungan dirinya hanya 47%. Artinya, kelompok usia 65 tahun ke atas lebih mungkin untuk tertular virus lagi," ungkap studi ini.

Para peneliti mengatakan temuan itu menyoroti pentingnya tindakan untuk melindungi orang tua selama pandemi, seperti meningkatkan jarak sosial dan memprioritaskan vaksin. Analisis tersebut juga menyarankan mereka yang terkena virus tetap harus divaksinasi, karena perlindungan alami saja tidak cukup dapat diandalkan.

Di Inggris, mereka yang berusia 60 ke atas telah diprioritaskan, sudah 1,6 juta lansia mendapatkan dua dosis, yang memberikan perlindungan maksimal, sementara hampir 25 juta telah menjalani suntikan pertama.

Baca Juga : 10 Potret Wulan Guritno Tampil Seksi Elegan Bikin Pria Terkesima

Baca Juga : Centilnya Gaya Anya Geraldine Pakai Rok Pendek Latihan Tenis, Netizen: Jangan Loncat Sayang

Lebih jelas soal studi, peneliti menemukan bahwa dari mereka yang menderita Covid-19 selama gelombang pertama antara Maret dan Mei 2020, hanya 0,65% - yaitu 72 dari 11.068 orang - dinyatakan positif lagi selama gelombang kedua dari September hingga Desember 2020.

"Di antara mereka yang berusia di bawah 65 tahun yang memiliki Covid selama gelombang pertama, ada 0,60% (55 dari 9.137 orang) dites positif lagi selama gelombang kedua, tetapi kasus berbeda pada mereka yang berusia 65 atau lebih yang terinfeksi selama gelombang pertama, 0,88% ( 17 dari 1.931 orang) dinyatakan positif lagi pada gelombang kedua," ungkap laporan itu.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip