0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tak Disangka, Ini 8 Alasan Pasangan Selingkuh

okezone
okezone - Mon, 21 Oct 2019 18:34
Dilihat: 61
Tak Disangka, Ini 8 Alasan Pasangan Selingkuh

Menemukan fakta bahwa pasangan selingkuh tentu sangat menyakitkan. Anda mungkin merasa terluka, marah, sedih atau bahkan sakit secara fisik. Tetapi di atas semua itu, Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa?

Jawaban atas pertanyaan mengapa pasangan selingkuh sejatinya terangkum dalam riset Trust 2017 yang diterbitkan dalam the journal of sex research. Penelitian ini dilakukan terhadap 495 responden dengan usia rata-rata 20 tahun, rinciannya 259 wanita, 213 pria dan 23 orang yang tidak menyatakan jenis kelaminnya. Mereka ditanya tentang alasan perselingkuhan mereka.

Dari hasil studi ini terungkap delapan faktor pendorong utama pasangan selingkuh. Tentu saja, faktor-faktor ini tidak menjelaskan setiap kasus perselingkuhan. Tetapi bermanfaat untuk lebih memahami mengapa orang berselingkuh. Berikut adalah faktor-faktor pasangan selingkuh dilansir dari Thehealthline, Senin (21/9/2019).

1. Marah atau Balas dendam

Orang-orang terkadang menipu karena marah atau keinginan untuk membalas dendam terhadap pasangan. Mungkin Anda baru saja menemukan pasangan selingkuh. Anda terluka. Anda mungkin ingin membuat pasangan Anda melalui emosi yang sama sehingga mereka benar-benar memahami rasa sakit yang disebabkan oleh perilakumu.

Dengan kata lain, "Mereka menyakiti saya, jadi sekarang saya akan menyakiti mereka" seringkali merupakan pemikiran yang mendorong di balik perselingkuhan balas dendam.

Perselingkuhan yang dimotivasi oleh kemarahan dapat terjadi karena alasan selain balas dendam, tetapi juga:

a. Frustasi dalam hubungan ketika pasangan sepertinya tidak memahami Anda atau kebutuhan Anda.

b. Kemarahan pada pasangan yang tidak selalu ada untuk Anda.

c. Kemarahan ketika pasangan tidak banyak memberi, baik secara fisik maupun emosional.

d. Kemarahan atau frustrasi setelah pertengkaran.

2. Jatuh Cinta

Perasaan jatuh cinta yang menggembirakan dengan seseorang pada umumnya tidak bertahan selamanya. Ketika Anda pertama kali jatuh cinta dengan seseorang, Anda mungkin mengalami gairah, kegembiraan. Pesan dari dia yang Anda suka dapat membuat perasaan berbunga-bunga.

Tetapi intensitas perasaan ini biasanya memudar seiring waktu. Tentu, cinta yang stabil dan abadi ada. Setelah perasaan itu memudar, Anda mungkin menyadari bahwa cinta itu tidak ada di sana. Atau mungkin Anda menyadari bahwa Anda jatuh cinta dengan orang lain.

Ini bisa membuatnya lebih sulit untuk meninggalkan hubungan yang masih memberikan rasa kehangatan, persahabatan, stabilitas dan keamanan. Tetapi tinggal dalam suatu hubungan tanpa cinta romantis dapat mengarah pada keinginan untuk mengalami cinta lagi dan memotivasi pasangan selingkuh.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip