0
Thumbs Up
Thumbs Down

Wajib Isolasi Mandiri Pra dan Pasca Vaksinasi Covid-19? Ini Penjelasannya

okezone
okezone - Tue, 26 Jan 2021 09:01
Dilihat: 88
Wajib Isolasi Mandiri Pra dan Pasca Vaksinasi Covid-19? Ini Penjelasannya

Program vaksinasi Covid-19 tahap pertama resmi dimulai sejak 13 Januari 2021. Namun masih banyak masyarakat yang bingung seputar vaksinasi Covid-19. Salah satunya adalah terkait isolasi mandiri sebelum dan sesudah vaksinasi.

Vaksinolog & Founder @imuni_id, dr. Dirga Sakti Rambe, M.SC, SP.PD, menjelaskan bahwa untuk non tenaga kesehatan (Tenkes) tahap paling cepat penerimaan vaksin adalah April 2021. Oleh sebab itu protokol kesehatan 3M dan isolasi mandiri harus diterapkan sambil bersabar.

"Jadi sambil menunggu jatah divaksin, kita harus dirumah saja dan memaksimalkan 3M (mencuci tangan, mengenakan masker, dan menjaga jarak)," tutur dr. Dirga, dalam diskusi daring 'Kapan Saya Divaksin?' di channel YouTube Kemkominfo TV.

Dokter Dirga menyebut usai divaksin, seseorang tidak bisa dikatakan sepenuhnya terbebas dari Covid-19. Oleh sebab itu protokol kesehatan 3M masih harus dilakukan untuk menghindari diri dari Covid-19.

"Vaksin ini terdiri dari dua tahap. Dan kekebalan baru muncul pada 28 hari setelah suntikan kedua. Jadi selama itu seseorang wajib menjaga diri agar tidak terinfeksi Covid-19," lanjutnya.

Baca Juga : Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19? Begini Penjelasan Kemenkes

Selain itu proses vaksinasi ini akan melewati tahapan skrining. Terutama pada orang dengan riwayat penyakit penyerta (komorbid). Nantinya skrining tersebut akan menentukan seseorang boleh divaksin atau tidak.

"Orang dengan komorbid bisa mendapatkan vaksin, tapi bisa juga tidak. Di lapangan ada juknis (petunjuk teknis) sesuai aturan Kemenkes. Jadi ada penyakit bawaan yang masih bisa divaksin, ada juga penyakit bawaan yang wajin ditunda dulu vaksinasinya," tuntasnya.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip